Halaman

Senin, 24 Desember 2012

MARKETING MANAGEMENT

MARKETING MANAGEMENT


MANAJEMEN PEMASARAN
Semua organisasi, baik berorientasi profit maupun not-for-profit, harus bekerja keras
untuk memenuhi kebutuhan konsumen bila ingin tetap dapat beroperasi dan sukses.
Kemampuan organisasi dalam menentukan siapa yang menjadi konsumen dari
produk/jasa yang dihasilkan merupakan salah satu kunci keberhasilan organisasi.
Berikutnya barulah organisasi dapat memfokuskan diri untuk mengidentifikasi
kebutuhan konsumen, cara-cara memenuhi kebutuhan itu dan akhirnya mengusahakan
konsumen untuk tetap mengkonsumsi produk/jasa yang ditawarkan perusahaan. Di
samping itu, organisasi harus memiliki kemampuan pula untuk menyampaikan
informasi kepada konsumen bahwa mereka telah menghasilkan sesuatu yang dapat
memenuhi kebutuhan mereka. Di sinilah fungsi pemasaran (marketing) menonjol. Ia
menjadi (hub) penghubung antara organisasi dan konsumen. Lebih jauh lagi, fungsi
ini dapat diberdayakan untuk mendukung suatu gagasan dan mendidik konsumen
(Boone&Kurzt, 234).
The American Marketing Association mendefinisikan Marketing (management)
sebagai “the process of planning and executing the conception, pricing, promotion,
and distribution of ideas, goods, and services to create exchanges that satisfy
individual and organizational objectives. Proses perencanaan dan pelaksanaan
konsepsi, penetapan harga, promosi, dan pendistribusian gagasan, barang dan jasa
untuk menciptakan pertukaran yang mampu memenuhi tujuan individu dan organisasi.
Pertukaran dalam konteks ini dimaksudkan sebagai sebuah proses dimana dua atau
lebih pihak saling mempertukarkan sesuatu yang memiliki nilai sehingga pada
akhirnya mereka merasa lebih baik setelah melakukan proses ini. Philip Kotler sendiri
mendefiniskan marketing management sebagai “the art and science of choosing
target markets and getting, keeping, and growing customers through creating,
delivering, and communicating superior customer values”. (Seni dan ilmu di dalam
memilih pasar sasaran dan mendapatkan, memelihara dan mengembangkan para
pelanggan melalui proses penciptaan, penyampaian dan pengkomunikasian nilai
pelanggan yang lebih baik.
Konsep-konsep Pemasaran
Pemasaran dapat lebih mudah dipahami dengan mengerti beberapa elemen inti dari
pemasaran. Secara konseptual, pemasaran merupakan sebuah falsafah bisnis yang
menyadari pentingnya keterlibatan seluruh elemen organisasi dalam proses
pemenuhan kebutuhan.dan keinginan konsumen sekaligus memenuhi tujuan-tujuan
organisasi.
Langkah-langkah yang diperlukan untuk mengaplikasikan konsepsi pemasaran:
1. Menggali informasi mengenai pasar, potensial maupun aktual. Sudah
tersediakah barang/jasa yang mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan
pasar? Bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kemampuan produknya
untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen?
2. Merancang dan mengembangkan program pemasaran
a. menyediakan produk yang mampu memuaskan kebutuhan dan
keinginan konsumen
b. menetapkan harga produk yang dapat diterima oleh pasar
c. mengkomunikasikan produk kepada konsumen untuk memposisikan
produk di pikiran konsumen
d. memberikan jaminan bahwa konsumen dapat memperoleh produk di
saat yang tepat dan di tempat yang tepat pula.
3. Mengevaluasi melalui proses penggalian informasi mengenai erektivitas
program-program pemasaran perusahaan.
Aktivitas-aktivitas pemasaran seharusnya dilaksanakan dengan mempertimbangkan
efisiensi, efektivitas, dan tanggung jawab sosial pemasaran. Di dalam khasanah
pemasaran terdapat lima konsep yang mendasari aktivitas pemasaran perusahaan:
konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, dan konsep
pemasaran sosial.
Konsep Produksi:
Konsep produksi meyakini bahwa konsumen akan lebih menyukai produk-produk
yang tersedia di mana-mana dan dengan harga murah. (The production concept holds
that consumers will prefer products that are widely available and inexpensive.)
Konsep Produk
Konsep produk meyakini bahwa konsumen akan lebih menyukai produk-produk yang
menawarkan kualitas yang baik, kinerja, atau fitur-fitur yang inovatif. (The product
concept holds that consumers will favor those products that offer the most quality,
performance, or innovative features.)
Konsep Penjualan
Konsep penjualan meyakini bahwa bila konsumen dan pelaku bisnis dibiarkan saja,
maka mereka tidak akan membeli dalam jumlah yang memadai produk-produk
perusahaan. Perusahaan haruslah melakukan usaha penjualan dan promosi yang
agresif. (The selling concept holds that consumers and businesses, if left alone, will
ordinarily not buy enough of the organization’s products. The organization must,
therefore, undertake an aggressive selling and promotion effort.)
Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran meyakini bahwa kunci untuk mencapai tujuan perusahaan
mencakup usaha perusahaan untuk menjadi lebih efektif daripada para pesaingnya
dalam hal menciptakan, menyampaikan, dan mengkomunikasikan kepada pasar
sasaran yang ditetapkan nilai manfaat bagi konsumen (The marketing concept holds
that the key to achieving its organizational goals consists of the company being more
effective than competitors in creating, delivering, and communicating customer value
to its chosen target markets.)
Konsep Pemasaran Sosial
Konsep pemasaran sosial meyakini bahwa tugas perusahaan adalah menetapkan
kebutuhan, keinginan, dan kepentingan pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang
diinginkan secara lebih efektif dan efisien daripada para pesaing dengan cara-cara
yang menjaga atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. (The
social Marketing concept holds that the organization’s task is to determine the needs,
wants, and interests of target markets and to deliver the desired satisfactions more
effectively and efficiently than competitors in a way that preserves or enhances the
consumer’s and the society’s well-being.)
PRODUCTS
NEEDS
&
WANTS
VALUES,
SATISFACTION
EXCHANGE
MARKET
MARKETING
CORE CONCEPTS
ELEMEN INTI PEMASARAN
1. Pasar
Banyak cara orang mendefinisikan konsep pasar. Pasar di sini dimaksudkan
sebagai sekelompok individu/organisasi yang memiliki kebutuhan dan
keinginan yang ingin dipuaskan dengan disertai daya beli serta memiliki
kemauan untuk membelanjakan daya beli itu. Konsekuensi dari definisi itu,
kita dapat menggolongkan pasar ke dalam dua kategori, pasar konsumen dan
pasar industri. Pasar konsumen merujuk pada individu-individu yang membeli
produk perusahaan untuk dikonsumsi sendiri. Sementara pasar industri,
organisasi membeli suatu produk untuk dijual kembali atau digunakan di
dalam proses operasi yang nantinya juga akan dijual kepada konsumen.
Dalam usahanya menawarkan produk kepada pasar, perusahaan harus
menyadari bahwa tidaklah mungkin semua orang akan menyukai satu produk
tertentu. Tidak semua orang sama-sama menyukai softdrink, kamar hotel,
restoran, mobil, universitas dan lain sebagainya. Ketidak samaan ini muncul
dari berbagai alasan, yaitu perbedaan lingkungan geografis (seperti wilayah
negara, provinsi, kabupaten atau perkotaan dan pedesaan, demografi (seperti
jenis kelamin, usia, tingkat penghasilan, ukuran keluarga dan tingkat
pendidikan), psikografi (seperti gaya hidup, kepribadian dan nilai), dan
perilakunya (seperti kesempatan khusus, manfaat khusus, status pemakai, dan
tngkat pemakaian). Perbedaan-perbedaan ini perlu penanganan yang spesifik
bila perusahaan ingin berhasil. Konsep penanganan ini membawa kita pada
istilah Market Segmentation (segmentasi pasar). Segmen pasar adalah suatu
kumpulan besar dari pasar yang memiliki kesamaan keinginan, daya beli,
lokasi geografis, sikap pembelian, atau kebiasaan membeli.
Segmen manfaat Demografi Perilaku Psikografi Merk pilihan
Ekonomis (murah) Pria Pengguna
berat
Otonomi tinggi,
orientasi nilai
Merek-merek
dalam promosi
penjualan
Medicinal
(perlindungan
kerusakan)
Keluarga
besar
Pengguna
berat
Hypochondriac,
konservatif
Crest
Kosmetik (gigi
cemerlang)
Remaja Perokok Rasa sosial tinggi,
aktif
Maclean’s,
Ultra Brite
Rasa (Rasa enak) Anak-anak Orang suka
pepermint
Keterlibatan diri
tinggi, hedonistik
Colgate, Aim
Haruslah diingat oleh para pemasar bahwa tidak semua segmentasi di atas
dapat diterapkan begitu saja dalam proses pemasaran. Pemasar sebaiknya
mempertimbangkan hal-hal ini agar segmentasinya bermanfaat.
a. dapat diukur (measurable): jumlahnya, daya beli
b. cukup besar jumlahnya sehingga dapat menguntungkan (substantial)
c. dapat diakses dan dilayani (accessible)
d. dapat dibedakan (differentiable)
e. dapat diaplikasikan (actionable), program yang efektif dapat disusun untuk
menarik dan melayani segmen itu.
Dalam realitas pemasaran, para pemasar seringkali menemukan bahwa pasarnya
sangatlah beragam setelah dilakukan segmentasi. Untuk memilih segmen mana yang
hendak dilayani, Kotler menyarankan ada lima pilihan, yaitu
(1) konsentrasi pada satu segmen (single segment concentration),
(2) Spesialisasi selektif (Selective specialization),
(3) Spesialisasi produk (product specialization),
(4) Spesialisasi pasar (Market specialization), dan
(5) Peliputan seluruh pasar (full market coverage).
2. PERILAKU PASAR
Perilaku pasar mencerminkan perilaku individu-individu yang ada di dalam suatu
kelompok tertentu. Pola perilaku individu dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti faktor
personal (usia dan tahapan hidup, kedudukan/jabatan, gaya hidup, kepribadian dan
konsep diri), faktor psikologis (motivasi, persepsi, pembelajaran, keyakinan dan
sikap). Kedua faktor di atas akan menentukan perilaku individu-individu di dalam
mengambil keputusan pembelian. Perilaku pembelian (buying behavior): keputusan
dan tindakan orang-orang yang terlibat dalam pembelian dan penggunaan suatu
produk.
Ada lima peran yang terlibat di dalam proses pembuatan keputusan pembelian.
a. Initiator: seseorang yang menyarankan/memunculkan ide untuk membeli
sesuatu produk/jasa
b. Influencer: seseorang yang cara pandang dan gagasannya mempengaruhi
keputusan pembelian
c. Decider: seseorang yang memutuskan komponen dari keputusan
pembelian; membeli atau tidak, apa yang mau dibeli, bagaimana
membelinya, atau dimana akan dibeli.
d. Buyer: seseorang yang secara aktual melakukan pembelian
e. User: seseorang yang mengkonsumsi atau menggunakan produk/jasa
Perilaku pembelian pasar konsumen (consumer buying behavior): keputusan dan
tindakan orang-orang yang ditujukan untuk membeli suatu produk untuk digunakan
sendiri.
Perilaku pembelian pasar konsumen melalui beberapa tahap keputusan pembelian.
Tahap-tahap keputusan pembelian itu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kedua hal itu
dapat ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.
(gambar)
Mengembangkan strategi pemasaran
Strategi pemasaran (marketing strategy) adalah sebuah rencana yang memungkinkan
perusahaan mengoptimalkan penggunaan sumber dayanya untuk mencapati tujuan
pemasaran dan perusahaan.
Isu strategi pemasaran adalah:
1. Seleksi dan Evaluasi Pasar Sasaran
Pasar sasaran adalah kelompok orang yang dijadikan sasaran dari semua usaha
pemasaran perusahaan. Dalam penentuan pasar sasaran perusahaan perlu
mempertimbangkan pengaruh pasar sasaran terhadap tingkat penjualan
perusahaan, biaya dan laba.
2. Merancang dan menyusun Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Marketing mix adalah sekumpulan alat pemasaran yang digunakan perusahaan
untuk mencapai tujuan pemasaran pada pasar sasaran. E.Jerome McCarthy
menamai alat-alat pemasaran itu “the four Ps of Marketing”. 4P yang
dimaksudkan adalah Product (Produk), Price (Harga), Promotion (promosi),
dan Place (Tempat).
Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Isu mengenai bauran pemasaran merupakan isu penting yang umumnya mendapatkan
porsi yang cukup besar di dalam pembahasan mengenai fungsi pemasaran perusahaan.
Guna memahami konsepsi mengenai bauran pemasaran, Bonne and Kurtz
mengatakan: “a blending of the four strategy elements of marketing decision making
– product, price, distribution, and promotion- to satisfy chosen consumer segments”.
Mereka lebih memberikan penekanan pada kombinasi di antara elemen-elemen
produk, harga, distribusi, dan promosi untuk memuaskan segmen pasar yang telah
dipilih. Philip Kotler membuat definisi yang lebih luas dengan penekanan bukan pada
kombinasi, melainkan pada penyebutannya sebagai alat, “is the set of marketing tools
that the firm uses to pursue its marketing objectives in the target market”. Konsepsi
yang akan digunakan di dalam teks ini adalah seperangkat alat marketing yang terdiri
dari kombinasi strategi produk, penetapan harga, saluran distribusi dan promosi yang
digunakan perusahaan untuk memuaskan target pasar yang telah ditentukan.
Strategi Produk
Produk yang dihasilkan oleh perusahaan dapat berupa barang ataupun jasa. Ketika
perusahaan menawarkan produknya kepada masyarakat, perusahaan harus memiliki
keyakinan bahwa produk yang akan diluncurkan itu memang dirancang untuk dapat
memuaskan keinginan konsumen. Oleh karena itu, proses merancang sebuah produk,
bukan sekedar menyangkut penentuan manfaat apa yang akan dipenuhi, melainkan
juga menyangkut keputusan disain produk, nama merek, merek dagang, jaminan, citra
produk dan layanan konsumen.
Klasifikasi Produk
Produk dapat diklasifikasi berdasarkan pembeli dan tujuannya. Secara luas produk
diklasifikasikan sebagai produk konsumen dan produk industri. Yang pertama adalah
produk yang dibeli dengan tujuan untuk dikonsumsi sendiri, sementara yang terakhir
membeli produk untuk dijual kembali atau digunakan di dalam proses produksi
perusahaan.
Produk Konsumen
1. Convenience Product: item produk yang seringkali dibeli oleh konsumen
secara langsung dan hanya memerlukan sedikit usaha. Misalnya, surat kabar,
permen, permen karet, kue-kue, rokok, dan lain sebagainya
2. Shopping Product: item produk yang dibeli oleh konsumen setelah ia
membandingkan produk yang sama di tempat-tempat lain. Misalnya, TV,
Komputer, Cell-phone, dan lain sebagainya.
3. Specialty product: item produk yang dibeli oleh konsumen setelah dia
melakukan usaha yang besar untuk menemukan dan mendapatkannya.
Konsumen rela melakukan usaha yang lebih keras untuk mendapatkan produk
ini. Misalnya, mebel antik, benda-benda pusaka, dan lain sebagainya.
4. Unsought Product: item produk yang seringkali tidak terpikirkan oleh
konsumen untuk membelinya, entah karena ketidak tahuan, atau karena
memang tidak ingin. Misalnya produk-produk asuransi, jasa bedah/operasi
rumah sakit.
Produk Industri
1. Capital item
2. expense item
3. Installation
4. Accessory equipment
5. component parts and materials
6. Raw materials
7. Supplies
PRICE (Harga)
Kebijakan Penetapan Harga

Minggu, 23 Desember 2012

A COLLECTION OF POEMS





‘ ASA DI HARI ESOK’

Di setiap jiwa
Tercipta asa dalam meniti
Jalan kehidupan ini

Kala mentari bersinar
Kutitip asaku di teriknya
Dan di kala hujan menderai
Kutitip asaku
Disetiap rintikkannya

Asaku bukanlah anyelir
sebagai pengindah pandangan
Tapi asaku laksana mentari
yang membiaskan sinarnya,
Laksana pelangi yang memberi  warna,
Dan laksana rembulan
yang mencerahkan gelap malam

Jika esok…
Kaki ini masih berpijak
Tak akan kuhentikan langkah
Sampai di sini
Karena kuyakin…
Akan ada hari esok yang indah
Menantiku di sana



 ~KUHANYA BIAS DI MIMPIMU~

Aku hanya laksana bintang
 yang mungkin sempat kau titipkan pandanganmu
untuk melihatku

Mungkin juga  aku hanya 
Pelangi liar di langitmu
Mungkin pula 
Aku hanya derai hujan
Yang  menetes dalam ilusimu

Tak pernah 
Kucari mawar merah atau teratai putih
Untukmu

Karena kutahu
Kuhanya bias di mimpimu



~DI SHUBUHMU AKU MEMINTA~

Kala kuterbangun dari lelah panjang
Jiwa dan batinku bersujud syukur
Atas nikmat yang telah Engkau curahkan kepadaku

Kini di shubuh-Mu…
Akupun meminta…
Berikanlah nikmat kesehatan 
Kepada keluargaku dan para sahabatku
Dalam menjalani hari-hari-Mu

Di shubuh-Mu pun aku meminta
Kuatkan jiwaku dalam asa
 yang kubawa melangkah bersama semangatku
Biaskanlah Nur-Mu 
Untuk dapat kujejaki jalan-Mu

Di shubuh-Mu aku meminta
Karena kuyakin hanya Engkaulah
Yang mampu memberiku perjalanan abadi



RASA YANG ENGKAU LUPAKAN

Waktu laksana alir air yang terus mengarus
Terus berjalan…
Di tengah puing-- puing cerita yang terlupakan

Tak kuharap engkau mengingatku
Tapi jangan engkau lupakan sebuah rasa
Yang pernah mengukir indah namamu,
Dan mengagumimu laksana ratu

Walau mungkin kini kudiam
Tapi tak berarti rasaku telah mati
Dalam reruntuhan puing-puing kasihmu




TAMAN LANGITMU

Kala kutengadah di langit malam
Sederet galaksi terlihat di sana
Kerlip gemintang silaukan keindahannya

Di shubuh ini 
kunantikan fajar-Mu
Biaskan ronah merah
 mewarnai langit

Jika rintik hujan menderai dari langit-Mu
Kunanti pelangi setelah itu
Mewarnai taman langit-Mu



ASMARALOKA

Pikirku melayang, bimbangku meragu
Laksana nafas yang sesak
Dan langkah yang tertati
Menerobos jalan kenyataan hidup

Bukan dustai nurani
Kuhanya ingin lelapkan laraku
Atas dunia kasihmu yang ego

Tiada kumeragu 
Pada pilihan
Kuhanya bimbang
Pada dirimu

Jika esok kutemukan
Satu tempat yang mendamaikanku
Kuingin memberi prasasti untukmu
Atas asmaraloka kebersamaanmu 



KEPADAMU YANG KUMAKSUD

Terima kasih …
Telah mengukir namamu di hatiku
Terima kasih…
Telah membuat cerita indah
dalam bingkai kehidupanku

Jika esok kutiada dari pandanganmu
Maafkanlah diriku
Dan di benakku
Tak akan ada kebencian untukmu

Terima kasih…
Engkau pernah membuatku laksana raja
Terima kasih…
Atas bias pelangimu
Yang pernah mewarnai langitku



AKU DAN PERSAHABATAN

Di dunia ini memang tak ada yang abadi
Namun dalam indahnya persahabatan 
Serasa memberikan keabadian 
Dalam kehidupan ini

Terkadang aku mengenalnya tanpa sengaja
Mencoba untuk akrab dengannya
Saling melengkapi satu sama lain
Jalani kehidupan dalam kebersamaan



TANPAMU

Tanpa-Mu
Aku laksana pelangi
Tanpa warna

Tanpa-Mu
Aku hanyalah
Mentari  tanpa sinaran

Tanpa-Mu
Aku sepi
Tanpa-Mu
Aku bukan siapa-siapa

Karena tanpa-Mu
Aku hampa





KETERPISAHAN ABADI

Kini semua hilang
Berlalu bersamamu
Tak akan lagi kudengar suaramu
Tak akan lagi kulihat senyummu
Seperti yang kau berikan di masa kecilku

Saat mengenangmu
Seakan tak ada lagi
Keceriaan yang kulihat
Yang terendap hanyalah duka

Kini kasihmu telah hilang
Yang beriku kekuatan di kala hati ini lelah
Kini sayangmu telah tiada
Yang beriku keceriaan kala hati ini sedih

Yang tersisah kini hanyalah kerinduan
Kerinduan yang tak akan menyatu lagi
Engkau telah pergi…
Dalam keterpisahan abadi

IBU…
Berikanlah senyuman
Walau laksana sinaran
Sebagai terang dalam gelapku
Agar kuselalu melihatmu
Di Surga…Amin.




IBU DI SURGA

Ibu…
Engkau lentera dalam kegelapanku
Penyejuk dalam kegerahanku

Engkau adalah semangat dalam letihku
Penuntun dalam perjalananku

Walau kini engkau telah pergi
Tapi engkau selalu ada,
Hadir dan hidup dalam jiwa dan pikiranku

Ibu..
Tuntun perjalananku,
Biaskan cahayamu,
Agar mampu kukirim
Kedamaianmu di Surga
Amin.


SAJAK UNTUK IBU

Tak kubiarkan waktuku terbuang
Mengingat dan merindukanmu
Adalah anugerah Tuhan bagiku
Tak perduli kapan dan di mana
Asalkan ada rindu untukmu

Dalam kumpulan abjad-abjad ini
Akan kukirim kerinduanku untukmu
Walau hanya sebatas yang kurasa

Mungkin hari nanti akan kulihat
Burung yang terbang memandangiku,
Pelangi memberiku warna,
Bintang membiaskan cahanya
Sebagai pertanda kerinduanku merindukanmu

Jika di hari esok
Kerinduanku kukirim pada sajakku yang lain
Kirimkan kerinduanmu padaku
Di mentari pagi yang bersinar





SAAT KUJAUH

Kusemai rindu di ruang hati
Kala langkahku tak mampu kuhitung
Dari kebersamaan yang kutinggalkan

Saat jauh…
Kutitipkan beberapa kata rinduku
Yang mungkin dapat kau rangkai 
Jika sempat mengingatku

Bila nanti kau lihat
Mentari bersinar dalam kesejukan
Dan derai hujan dalam kehangatan

Tataplah dengan kelembutanmu
Karena di balik sinar dan deraian itu
Kutitip rinduku dari kejauhan








SUARA HATIKU

Kini engkau telah pergi
Pergi meninggalkanku
Membawa semua kenangan 
untuk selamanya

Tiada lagi kini dapat kulihat
Senyuman indah untukku
Kepergianmu tinggalkan duka di hati

Suara hati…
Kurindu hadirnya
Suara hati…
Kuingin bersamanya
Walau hanya dalam mimpi




KESENDIRIAN JIWAKU_

Tak kubiarkan kegalauan bersemayam
di kedamaianku malam ini,
Walau tercipta rindu 
Di kerindangan sunyiku_

Takkan lelah jemari hatiku
menghitung kerinduanmu
yang engkau titipkan 
pada bias gemintang di angkasa_
Kuberharap_
menemukan senyummu
setelah derai hujan
di warna pelangi yg kutatap_
— di Pelataran Rindu_.




MALAM & JIWAKU


Di keheningan bersama malam,

Hadirkan kedamaian di jiwaku,

Seakan raga menggapai surga,

Yg tak pernah kutahu bentuknya.

Cahaya gemintang,

Yg menggantung di angkasa,

Membeningkan kebisuan malam,

Dalam jelajah kegelapan.

Malam,,

Kutitip jiwaku padamu,

Agar di malamnya,

Jiwaku selalu hadir untuk - nya




HANYA KETULUSAN YG KUPUNYA UT'MU_

Kubiarkan rasa bencimu ut diriku,
Namun, di hatimu aku meminta,
Jangan berikan bencimu ut ketulusanku.

Jika waktu memberiku kedamaian,
Akan kuwarnai hariku laksana pelangi,
Kuterangi laksana deret gemintang,
Di langit malam

Masihkah,,,,,,,,,,,
Engkau rasa indahnya,
Kicau burung yang terbang,
Mentari yang menyapa pagimu,
Rembulan yang terangi malammu,

Jika iya,,,,,
Engkau akan paham
Makna sebuah ketulusan_

*m.a@_Rasa yg Terabaikan
— di Galery Jiwa_



KUNANTI HADIRMU_

Mengagumimu dari kejauhan,
Di balik ketidaktahuan nalarku,
Inginku akrab dengan hatimu,
Mengenali jiwamu dengan jabat kedamaian_

Kuberusaha merangkai huruf-huruf,
Yang membayang di nalarku,

Meningatmu adalah.....
Kekuatan langka & jiwaku,
Untuk menemui hatimu,
Di kerajaan jiwamu_

Kuberharap di setiap desah nafasku,
Tak pernah kulupa untuk selalu mengingatmu,
Walau mungkin hatimu,
Tak pernah mau tahu tentang rasa yang kusimpan untukmu_

Kini selalu kunanti hadirmu,
Di pelataran jiwaku_

*m.a@_




IZINKAN AKU MENEMUI  JIWAMU_

Mungkin hadirku laksana semilir,
Di sukmamu...
Ragakupun samar di nalarmu,
Jiwaku hadir sebatas ilusimu_

Tak pernah kutunggu hadirmu,
Di ruang penantianku,
Karena kutahu,
Engkau takkan menemuiku_

Kutitip asa pada esok,
Waktu beri aku kedamaian,
Kirimkan rindumu...
Untuk kuayun langka jejaki jalanmu,

Walau sengat terik mentari,
Dinginnya derai hujan,
Rembulan yang tak beriku terang,

Izinkan Aku Menemui Jiwamu...




DI ULANG TAHUNMU_

Damai malam ini,
Berilah ia ketenangan jiwa,
Dingin malam yang menyapa rasaku,
Kukirim dalam jelma hangat kasihku_

Dalam gelapmu,
Akan selalu ada bias cahaya untukmu,
Sebagai wujud kasihku_

Di keresahan jiwamu,
Akan selalu kukirim keceriaan,
Untuk temanimu dalam rinai kasihku_

Kuberharap hari-harimu,
Laksana garis pelangi,
Yang membiaskan keindahan_

Tak dapat kuberi,,,
Cendera mata yang berharga,
Di Ulang Tahunmu,

Kecuali,,,
Do'a dalam ejaan,
Kata puisi untukmu_



DAMAI YANG TAK KAU RASA_

Terhempas jiwa dalam kesendirian,
Dalam diamku,
Raga melangka jejaki khilaf,
Berharap temukan kedamaian,
di ujung resah_

Dalam diamku,,,
Kusapa jiwamu dengan kagumku,
Memberimu tulus dari rasaku
Walau damaiku bertampuk resah,
Namun, kau tak pernah rasa damai itu_

Sungguhkah,,,
Di pandanganmu, aku hanya pelangi,
tanpa warna,
Ataukah,,,
Aku laksana gemintang tanpa cahaya,
Di angkasa hatimu,
Mungkin pula,,,
Aku hanya ombak,
Yang menggulung,
Tanpa arah_



MAAF UNTUK KHILAFKU_

Jika ucapku,,,
Tak seindah putih melati,
Di tamanmu,
Rawatlah ia dengan maafmu_

Jika langkaku,,
Tak sekompak derai hujan,
Di lamunanmu,
Arahkanlah ia dengan kasihmu_

Jika esok,,,
Ku pergi dari ilusimu,
Namun, sisahkan resah di jiwamu,
Kumohon,,,
Kelamkan itu dalam maafmu_

Namun, jika engkau yang pergi,
Dari mimpi dan imajiku,
Kumohon,,,
Berilah MAAF untuk KHILAFKU_





SANG BIDADARI KECCI_

Di sini,,,
Di balik derai hujan ini,
Aku menantimu,
Walau dinginnya membekukan ragaku_

Di sini,,,
Di bawah sinar mentari,
Aku menantimu,
Walau panasnya membakar asaku_

Di sini,,,
Di kegelapan malam,
Aku menantimu,
Walau sinar rembulan,
Dan bias gemintang,
Tak beri terang pada kerinduanku_

Di sini,,,
Di bawah cakrawala jingga,
Aku masih menantimu
walau damainya tak menemaniku_

Di sinipun,,,
Kumenanti hadirmu,
bersama...
kehangatan kasihmu,
Kesejukan jiwamu,
Cahaya hatimu, dan
Damai senyummu_


`Di Pintu_Mu Aku Menanti`

Kala jiwa ini goyah oleh silaunya kemegahan dunia
Di perenungan...
Aku merindukan jalan_Mu

Kala Hati ini mulai lelah oleh setampuk kegelisahan semu
Di kesendirian
ingin menemui_Mu

Kini di pintu_Mu...
Aku menanti.

*m.a@_






AKU & MALAMKU 2_

Indah di malamku,
Cairkan resah dalam kedamaian
Di jiwaku,

Bising senyap,
Hilang tak berarah,
Dari jalan dan lorong-lorong,
Yang tak lagi bersahut_

Jarum waktu,,,
Telah lelah menghitung,
Detik, menit, dan jam,
Namun, malamku,,,
Tak juga lelah menemaniku,

Seakan,,,
Malamku tak ingin,
Meninggalkanku,
Aku dan malamku,
Menyatu dalam damai_

*m.a@_



TENTANG MU

~ Kejujuran itu tlah membawamu di kehidupan yang baru...senyum merekah pun menggembang lewat bibirmu..terlihat tk ada lagi beban..

Rahasia masalalu yang membelenggumu kini tlah lepas,,kejujuran yg kau sangka bgt terasa pahit....ternyata,,tak seperti yang kau duga..

Kejujuran tlah membuat hatimu damai...membuat hidupmu bgt berarti,, membangun semangatmu,utk mulai menata hidup,,yg lebih baik... Biarkan masalalu itu tetap ada...namun jangan biarkan masalalu menghantui langkah kita...~




PESAN UNTUK MU

~ Tiada guna ku marah...tentang kisahmu..
Tentang cerita kelammu...tentang masalalu yg kau bungkus bgt rapi,,namun akhirnya waktu tlah membukanya..

Ku coba belajar bijak memahami mu,,karna
tak semua org mampu dan mau menjadi seperti dirimu..

Ku titip pesan kehidupan... padamu
Bila waktu masih milikmu,bila kesempatan masih berpihak padamu,, bangunlah kau dari mimpi kelammu,,dari kabut yg menyelimuti harimu...tatalah langkahmu, sebelum kaki kau ayun...agar kau tak terperosok ke dalam lubang yg sama... 
Kemarin kau boleh terpuruk,,namun tdk utk hari ini,esok,lusa hingga putaran waktu itu berhenti
yakinkanlah hatimu,,dan tunjukan pada dunia kau mampu bangkit dari kumbangan hitam..~


TAMAN SURGA Sang BIDADARI KECCI_

Engkau adalah dian,
Di gelapnya kasih mereka,
Engkau adalah penyejuk,
Di kegersangan jiwa mereka_

Di balik kelembutanmu,
Engkau mengajari mereka,
Tentang kasih sayang,
Di balik ceritamu,
Engkau ajari mereka,
Tentang kehidupan_

Separuh kehidupanmu,
Engkau berikan kepada mereka,
Tentang cintamu,,,
Tentang Kasihmu,,,
Tentang Sayangmu,,,

Keceriaan harimu,
Kedamaian Jiwamu,
Kebahagiaan hatimu,
Adalah Taman Surga
Untuk mereka_

*z.n_@— di Taman Bidadari.


TENTANG HADIRMU

Di saat mata ini terpejam,
Di mimpi kuberharap,
Saat membuka mata,
Engkau orang pertama,
Yang menjawab tanyaku_

Walau kini kutiti sebuah ilusi,
Namun hadirmu tak pernah,
Kunyatakan dalam sebuah imaji_

Kala damai waktu mempertemukan,
Ingin kuceritakan,
Tentang hadirmu_ 

Di matamu,,,
Mungkin sosokku adalah asing,
Namun di hatimu,
Seakan engkau lebih mengenalku,
Dari diriku sendiri_

@_*




KEJUJURAN MU

~ Senja.. Tlah menghantarkan ku pada lamunan...tentangmu..

Sejenak nalarku penuh tentangmu...
Tentang masalalu mu...tentang mimpimu...tentang cintamu...
Begitu berwarna..

Hingga... Dinginnya sangbayu mulai membelai ragaku...memberi isyarat,gelapkan datang.. Dan ku harus beranjak dari tepi pantai ini...
Ku ayun langkahku...pelan namun pasti...menuju gubuq ku...

Masih jelas kejujuranmu di telinga ini...masih jelas lisan itu bertu2r tentang 
prahara kehidupan...

Ternyata....berlaku jujur tdk lah mudah,,,dan ku menghargai semua itu...keberanian diri utk berbagi.. Keberanian diri membuka tirai kehidupan..

Tak terbesit kebencian dn keraguan di hati.. Tetangmu...
Dan..
Bila memang langkahku harus seirama dg langkahmu... Tak kan ku pungkiri.. itu ~



BIDADARI NIRVANA

Engkau hadir dalam jelmaan_
Kesederhanaan Bidadari Nirvana.

Engkau prasastikan kasihmu_
Dalam bias cinta & sayangmu.

Sungguh Engkau Gadis,,,
Pemilik hati seindah Surga_ 

— di Taman Bidadari_@.





LIRIK ANAK RANTAU_

Terkadang lelah rinduku menyengat di rasaku,
Indah hariku menggugah resah,
Waktu seolah mengolok kegamanganku_

Berharap lentera hati terangi mimpiku,
Di keremangan jejak,
Yang kutiti dalam ilusi_

Kuayun indah langkahku,
Biaskan rindu dalam jejakku
Menjumpaimu di sudut jalan impian_

Telah kujalani separuh waktu,
Telah kutulis separuh ceritaku,
Telah kurasa separuh rinduku_

Mencoba hadirkan dirimu,
Dalam kasihmu yang tulus,
Di netra yang menantimu_

@_m.a.*